Pembahasan Perjanjian Kerjasama Teknis

Pembahasan Perjanjian Kerjasama Teknis (PKT) yang dipimpin oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, AZWAR, ST. MM. Dalam acara tersebut dibahas mengenai hal-hal penting terkait implementasi program WASH, Kamis (09/08).

Bandar Lampung (9 Agustus 2018) – Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) berkomitmen membantu percepatan program sanitasi di Kota Bandar Lampung melalui program WASH (Water, Sanitation and Hygiene).

Bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kota Bandar Lampung, berlangsung acara Pembahasan Perjanjian Kerjasama Teknis (PKT) yang dipimpin oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, AZWAR, ST. MM. Dalam acara tersebut dibahas mengenai hal-hal penting terkait implementasi program WASH, Kamis (09/08).

Program bantuan peningkatan kapasitas (capacity building) dari SNV ini mencakup lima komponen yang meliputi:

  1. Peningkatan minat masyarakat terhadap sanitasi dan perubahan perilaku masyarakat.
  2. Pelayanan sanitasi dan pengembangan bisnis di bidang sanitasi.
  3. Tata kelola sanitasi dan kesehatan perorangan.
  4. Peningkatan komponen lumpur tinja, pembuangan, perawatan dan penggunaan kembali (reuse) dengan teknologi tepat guna.
  5. Pembelajaran dan dokumentasi dari best practice program tersebut.

Awalnya, wilayah kerja SNV di Provinsi Lampung hanya Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pringsewu. SNV sendiri merupakan organisasi nirlaba dari Belanda yang concern dalam upaya penyediaan layanan pengembangan dan pembangunan bagi negara-negara berkembang, utamanya di sektor pertanian, energi terbarukan, serta air bersih, sanitasi dan kebersihan.

Selain di Indonesia, Program WASH SDG juga dilaksanakan di tujuh negara lainnya, yaitu : Bangladesh, Ethiopia, Indonesia, Nepal, Tanzania, Uganda dan Zambia.